Rabu, 15 Februari 2012

menunda. . .


Kenapa orang selalu saja menunda-nunda pekerjaan yang bisa dilakukan sekarang?? Kadang saya juga tidak habis pikir kenapa menunda-nunda pekerjaan sudah menjadi hal yang lumrah yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang , karena memang menunda-nunda pekerjaan adalah hal yang sangat mudah untuk kita lakukan, tanpa harus mengeluarkan biaya, termasuk juga didalamnya saya sendiri sebagai pelaku yang sering sekali menunda-nunda pekerjaan yang bisa kita lakukan saat ini juga. Tapi entah mengapa kadang-kadang kita semua tidak menyadarinya secara nyata, hanya menyadari secara spontan saja, dan tidak ada tindakan untuk segera melakukan pekerjaan yang bisa kita lakukan saat itu juga.
Ini pengalaman saya sendiri sebagai seorang yang sangat sering menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya bisa dilakukan saat ini juga, tanpa harus menimbang dan memikirkan entarlah, nantilah, besoklah atau kapan-kapan lah. Saya sadar sebenarnya apabila saya menunda-nunda pekerjaan yang bisa saya lakukan sekarang, maka secara otomatis itu akan menjadi beban tersendiri bagi saya, dan akan menambah jumlah pekerjaan saya. Tetapi saya tidak bisa memungkiri kebiasaan yang sering kita lakukan ini, karena memang bisa dikatakan sudah sangat melekat kebiasan untuk menunda-nunda pekerjaan ini. Padahal tak jarang sebenarnya saat itu juga kita bisa melakukannya tanpa harus menunggu saat kita sudah berada dalam posisi emergenci dan terdesak.
Sebagai contoh, saya sebagai seorang mahasiswa yang masih menuntut ilmu pada sebuah Perguruan Tinggi Negeri yang ada dikota ini, sudah menjadi tanggungan saya sebagai seorang Mahasiswa untuk mendapatkan tugas atau yang sering disebut dengan pekerjaan rumah ketika saya masih duduk disekolah dasar dulu, sebenarnya intinya sama, hanya penyebutannya saja yang berbeda. Tentu kalau sekarang tugas ini diberikan oleh seorang Dosen, karena saya seorang Mahasiswa. Biasanya seorang dosen selalu memberikan tugas kepada mahasiswanya agar mahasiswanya bisa belajar sendiri dirumah, dan mahasiswa menjadi lebih kreatif dan belajar untuk menjadi mahasiswa mandiri. Karena memang kita ketahui ilmu yang kita dapatkan dibangku ketika  kita mendapat perkuliahan dari seorang Dosen hanya beberapa persen saja yang kita dapatkan, selebihnya kita sendiri yang berusaha dan  berusaha untuk menjadi tahu tentang sesuatu. Tetapi tak jarang juga beberapa dosen yang tidak memperhatikan tentang kebutuhan tugas, dan sang dosen jarang memberikan tugas kepada mahasiswanya. Itu semua disebabkan oleh cara pandang yang berbeda-beda tentang bagaimana cara dosen mengajarkan sesuatu kepada Mahasiswanya.
Ketika saya mendapatkan sebuah tugas dari seorang dosen pada hari itu, dan tugas itu tidak terlalu sulit kalau menurut saya, karena saya sudah mendapatkan bayangan bagaimana akan mengerjakan tugas itu. Tetapi semua menjadi sulit karena ketika saya selalu menunda-nunda pekerjaan yang sehaarusnya bisa saya lakukan, kadang ketika saya akan bergegas mengerjakan tugas itu, maka timbullah rasa menunda-nunda itu, dalam angan-angan hati saya berkata “ entar ajalah buat tugasnya, tugasnya gampang kok,sebentar juga selesai” dan pada akhirnya saya tidak jadi mengerjakan tugas itu, karena saya kemudian melakukan hal yang tidak penting, dan ketika tiba lagi waktunya rasa ingin mengerjakan tugas itu, maka seperti biasa perkataan hati mulai mengatakan lagi, “ besok-besok ajalah mengerjakan tugasnya, masih lama menyerahkannya kepada dosen, masih ada beberapa hari lagi” . dan akhirnya batal lagi saya mengerjakan tugas yang diberikan dosen saya, dan sudah pasti keesokan harinya saya  mendapatkan tugas kembali dari dosen yang berbeda, dan seperti biasa juga lagu lama, saya kembali menunda-nunda untuk membuat tugas dari dosen saya, yang seharusnya bisa saya lakukan saat itu juga.
Dan akhir endingnya, ketika waktu sisa untuk mengumpulkan tugas itu tinggal menyisakan 24 jam lagi, sudah bisa dipastikan saya kelabakan dan membuat saya tidak konsentrasi dalam membuat tugas itu, dan sudah dapat dipastikan juga hasilnyapun sangat tidak memuaskan bahkan sangat mengecewakan. Karena saya mengerjakan semua itu dalam waktu yang singkat, sehingga tidak bisa lagi untuk berfikir jernih, dan semua bayangan tugas yang pada awalnya sangat mudah unutuk dikerjakan, menjadi sangat-sangat susah untuk dikerjakan.
Itulah sedikit akibat yang sangat merugikan yang bisa kita ambil dari sedikit cerita tentang saya, ketika saya menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya bisa saya  kerjakan pada saat itu juga. Dan tentunya masih sangat-sangat banyak contoh lainnya, yang selalu berkaitan dengan menunda-nunda pekerjaan yang bisa kita lakukan saat itu juga. Tetapi itulah saya katakan lagi menunda-nunda pekerjaan sudah sangat menjadi kebiasaan yang melekat pada diri kita semua, saya yakin semua orang  pernah menunda-nunda pekerjaan. Tetapi banyak orang bisa berubah untuk tidak menunda-nunda pekerjaan lagi, karena memang akibat yang ditimbulkan dari kita menunda-nunda pekerjaan sangatlah fatal. Sehingga banyak orang mengambil pelajaran dari satu kegiatan yang kita namakan dengan menunda-nunda pekerjaan.
Jadi saya sarankan kepada anda semua yang membaca tulisan ini, jangan pernah menunda-nunda pekerjaan yang bisa kita lakukan saat itu juga, apapun itu bentuk pekerjaan nya. Satu kata , lakukan sekarang juga, kalau memang bisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar